Benny Widyo (1993) seorang fotografer, desainer, dan kurator. Selama 2019, bersama kelompok Pendulum, Ia mengerjakan proyek berjudul Rest in Fear, yang dipamerkan pada Biennale Jogja XV. Kemudian, di akhir 2019, Benny menginisiasi Gulung Tukar, kelompok seni budaya multi disiplin yang berdomisili di Tulungagung. Kelompok ini mendapatkan hibah dalam Next Generation Programme 2020 dari Prince Claus Fund. Pada 2020, Benny mengerjakan proyek berjudul Clickbite (yang berkolaborasi dengan Christian Dwiky Sirait) untuk program Karya Normal Baru – Biennale Makassar. Pada 2021-2022, Ia berperan sebagai direktur artistik dari Biennale Jatim IX. Sebuah biennale yang mengusung format desentralisasi, program-programnya tersebar di 38 kota. Saat ini Benny tinggal dan bekerja di Tulungagung. Ia fokus pada isu-isu sosial, kolektivisme, dan kesetaraan. Aktivitas kulturalnya belakangan ini terkait dengan pengembangan ekosistem seni budaya, terutama di daerah pinggiran.

halo@bennywidyo.site |  085-291-834-515

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.